Rabu, 29 Mei 2019

Konsisten, Alasan Mengikuti 12 Days Blog Challenge Bersama Indscript Writing Group




Mengenal dunia tulis menulis baru aku jalani akhir bulan Agustus 2018. Bermula dari mengikuti berbagai komunitas, mulai dari  grup jual beli sampai dengan grup menulis hingga akhirnya aku menemukan kegiatan yang pas dan aku sukai. Bermula dari belajar menulis status di facebook sampai dengan mengikuti challenge seperti 12 days blog challenge. 

Menulis di blog adalah satu kegiatan yang baru aku jalani mulai Oktober 2018. Betul, blog ini masih seumur jagung. Belajar membuat blog juga dari grup di facebook dan grup Whatsapp. Alhamdulillah tutorialnya sangat membantu sekali buat aku yang awam banget masalah per blog-an. Sempat berganti tema blog hingga tampilannya “kacau” hingga aku menyerah dan gak berani lagi untuk merubahnya. Berharap nanti bisa menemukan tema yang sesuai dengan harapan dan akan ada yang bisa membantu secara langsung.

Back to challenge, Selama bulan Oktober sampai dengan sekarang sudah beberapa kali mengikuti challenge menulis di blog seperti 12 days blog challenge . Namun sayangnya harus kandas ditengah jalan karena aku tidak konsisten dan kurang “tegas” memaksa diri sendiri untuk giat menulis. Banyak alasan yang membuat kandasnya semangat menulis di blog. Mulai dari ingin fokus mencari penghasilan dengan cara berjualan online sampai dengan mencoba melamar pekerjaan online yaitu menulis artikel. 

Yes, akhirnya aku menemukan cara mendapatkan rupiah melalui tulisan yang aku hasilkan. Jangan tanya berapa nominalnya ya, Dears. Kesenangan yang satu ini semakin membuat aku bertambah malas untuk sekadar menulis satu artikel saja di blog milikku sendiri. Hingga akhirnya blogku jadi sedikit berdebu karena jarang dikunjungi dengan berbagai alasan yang aku buat sendiri, diantaranya adalah : 
  • Isi blog yang belum tertata rapi
  • Tidak fokus ke satu topik, masih mengandung topik “gado-gado” alias campuran dari berbagai topik
  • Tidak ada ide mau menulis apa
  • Bingung mau menambahkan gambar
  • Malas edit gambar untuk cover artikel sebagai pemanis
  • Tidak sempat menulis

Dan masih banyak lagi alasan yang kadang terdengar tidak masuk akal. Tapi memang begitu kenyataannya. Sampai ada yang memberikan informasi mengenai 12 days blog challenge bersama Indscript Writing Group. Dengan niat untuk mengisi kembali blog yang sempat “tidur dan berdebu”. Berusaha konsisten menjalani challenge menulis selama 12 hari. Merasa tertolong dengan adanya keyword yang diberikan setiap harinya. Membuatku harus berpikir mencari ide agar isi tulisan sesuai dengan keyword yang diberikan.

Artikel yang aku tulis adalah hasil belajar selama menekuni bidang tulis menulis. Masih awam dengan istilah-istilah yang ada. Masih terus belajar cara penulisan yang benar, misalnya kata “sekedar” yang ternyata penulisan yang benar adalah “sekadar” dan masih banyak lagi yang lainnya. Masih belum paham tulisan yang sesuai SEO, apa arti SEO dan bagaimana menerapkannya dalam tulisan artikel. istilah backlink, naked link, dan masih banyak lagi istilah lainnya yang aku sering lupa apa artinya. 

Sehingga ketika kata-kata asing itu muncul, aku masih harus buka catatan dulu supaya tidak salah menerapkannya. Selain menulis artikel, dalam mengikuti 12 days blog challenge bersama Indscript Writing Group ini aku juga memaksa diri sendiri untuk tetap semangat menambahkan gambar yang sesuai dengan tema artikel. Berpacu dengan batas waktu deadline yang sudah ditetapkan, yaitu pukul 22.00. Belum lagi ketika facebook mengalami masa “dikunci” selama beberapa hari. Bingung harus mencari cara agar tetap bisa login ke facebook agar bisa setor PR challenge. 

Itulah keseruan demi keseruan yang ada selama mengikuti 12 days blog challenge bersama Indscript Writing Group. Semoga setelah mengikuti challenge ini aku bisa lebih rajin lagi menulis di blog milikku sendiri. Konsisten, adalah satu kata yang sederhana. Tapi untuk prakteknya sungguh memerlukan semangat dan tekad yang kuat agar bisa tetap rajin menulis. Terima kasih buat Indscript Writing Group yang memberikan wadah bagi para pemilik blog untuk bisa lebih rajin menulis. Semoga akan ada challenge berikutnya yang lebih seru dan menantang. 
Sukses selalu. 
Aamiin.


Senin, 27 Mei 2019

Manfaat Silaturahmi, Ternyata Berguna Juga untuk Kesehatan Lho, Dears



Menjalin silaturahmi tidak hanya kepada orang tua dan sanak saudara saja. Kita wajib bersilaturahmi kepada tetangga, kerabat, teman, saudara jauh bahkan bersilaturahmi kepada orang yang merupakan musuh kita. Sulit melakukan hal yang terakhir? Betul sekali. Tidak semua orang mampu untuk tetap bersilaturahmi kepada orang lain yang secara nyata bermusuhan dengan kita bukan? 

Namun dengan tetap menjalin hubungan terhadap sesama, kita akan merasakan manfaat yang luar biasa. Bahkan bermanfaat juga bagi kesehatan tubuh dan jiwa kita. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini: 

Meningkatkan Sistem Imun

Dengan menjalin silaturahmi terhadap sesama dan saling berinteraksi bisa meningkatkan sistem imun tubuh kita. Terutama bagi seseorang dengan usia lanjut, semakin sering bersosialisasi dan berinteraksi dengan sesama maka akan semakin tinggi daya tahan tubuhnya. Hal ini akan berguna untuk mencegah datangnya penyakit seperti flu, batuk atau penyakit lainnya. 

Apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah, dimana semua amal ibadah akan mendapatkan pahala berlipat ganda. Dengan memperbanyak ibadah, secara otomatis pahala kita akan bertambah juga dan salah satu berkah silaturahmi adalah meningkatnya sistem imun tubuh kita. 

Mengurangi Raca Cemas Dan Stres

Manfaat menjalin hubungan dengan sesama adalah mampu mengurangi rasa cemas dan meredakan stres. Ketika kita mendapatkan masalah yang bertubi-tubi, sering kita merasa stres dan bingung mencari jalan keluarnya. Para ahli bahkan sepakat bahwa dengan melakukan sosialisasi terhadap keluargan dan sahabat mampu meringankan beban. Apalagi jika kita bisa mencurahkan segala apa yang ada di pikiran dan hati kita, semua masalah yang ada di depan mata seakan menjadi lebih ringan. 

Mampu Menemukan Jalan Keluar

Saat kita mampu curhat kepada seseorang yang kita percayai hingga akhirnya mampu menemukan jalan keluar dari permasalahan yang sedang kita hadapi. Atau saat kita menjalin silaturahmi dan ngobrol dengan santai, dan tiba-tiba muncul ide mengenai jalan keluar dari permasalahan tersebut. Itu artinya proses menjalin hubungan dengan sama dengan cara bersilaturahmi mempunyai manfaat yang besar bagi diri kita. Setidaknya mencari jalan keluar bersama dengan orang lain akan lebih baik jika memikirkannya sendirian. 

Bagus untuk Kesehatan Mental

Dengan bersilaturahmi secara keseluruhan mampu mengurangi tingkat depresi, rasa cemas yang berlebihan dan stres. Bahkan dengan ngobrol, bercanda dan bercerita mampu meningkatkan mood yang baik sehingga mampu menimbulkan perasaan bahagia. 

Menjadikan Umur Lebih Panjang

Percaya atau tidak, dengan melakukan silaturahmi bisa memperpanjang umur kita. Para ahli berpendapat bahwa seseorang yang sering melakukan interaksi terhadap sesama cenderung mempunyai umur yang lebih panjangan dibandingkan dengan seseorang yang sering menyendiri atau mengisolasi dirinya sendiri. 

Melapangkan Rezeki 

Dengan bersilaturahmi dan saling menolong terhadap yang membutuhkan bisa melapangkan rezeki. Sesuai dengan hadis riwayat Tirmidzi, sabda Rasulullah: “ Sedekah terhadap orang miskin adalah sedekah dan terhadap keluarga sendiri mendapat dua pahala, sedekah dan silaturahmi.” Jadi, buang rasa segan dan mulailah untuk saling berinteraksi dan tolong menolong terhadap sesama manusia. 

Banyak sekali manfaat silaturahmi yang bisa kita dapatkan jika kita melakukannya dengan hati ikhlas. Mulailah dari hal yang kecil dahulu, yaitu jalin silaturahmi terhadap orang terdekat, keluarga, tetangga, saudara, sahabat dan teman terdekat hingga akhirnya mampu menjalin silaturahmi terhadap sesama manusia. Dengan bersilaturahmi terhadap sesama bisa meningkatkan rasa percaya diri, daya tahan tubuh, memperpanjang umur dan melapangkan rezeki. 


Takjil, 7 Makanan Favorit Berbuka yang Bikin Nagih



Menunggu saatnya berbuka sambil menyiapkan menu berbuka sudah menjadi kewajiban sejak mulai hari pertama Ramadhan. Bahkan sejak sebelum berpuasa, kita sudah merancang menu makanan favorit berbuka apa yang akan dihidangkan sebagai takjil saat berbuka puasa. 

Banyaknya menu takjil yang menggiurkan pasti membuat kita bingung akan menghidangkan menu yang mana sebagai menu untuk membatalkan puasa. Dari berbagai macam menu, ada 7 menu takjil yang selalu bikin nagih dan gak bikin bosan walaupun disantap setiap sore. 7 menu takjil favorit tersebut adalah: 

Gorengan

Menu makanan favorit berbuka yang satu ini selalu dinanti. Selain simple, gorengan dengan berbagai macam bahan ini selalu bikin nagih dan gak ada kata bosan untuk menyantapnya. Mulai dari tahu isi, pisang goreng, ote-ote (=Surabaya, ada yang menyebutnya dengan bakwan) sampai dengan dadar jagung .

Kurma

Sepertinya buka puasa belum lega kalau belum makan buah kurma. Mengikut sunnah Nabi Muhammad SAW, begitu suara adzan berkumandang makanan yang diambil adalah buah kurma. Rasa manis kurma bisa jadi pengganti tenaga yang terkuras selama seharian penuh. Banyak olahan yang bisa dihasilkan dari buah kurma ini seperti jus kurma, madu kurma, bahkan kue dengan bahan kurma juga sudah banyak inovasinya lho. Buat yang tidak begitu familiar dengan rasa khas buah kurma bisa mencoba olahan masakan dengan bahan kurma. 

Kolak Pisang

Kolak dengan berbagai macam bahan juga merupakan makanan favorit berbuka yang jarang ditinggalkan. Ada kolak pisang, kolak ubi bahkan ada juga kolak kacang hijau yang dicampur dengan durian. Menu kolak yang paling dicari biasanya adalah kolak pisang. Tidak heran jika mendekati Ramadhan sampai dengan bulan Syawal, buah pisang ini dijual dengan harga yang lumayan mahal. 

Es Buah

Membayangkan dua makanan ini saja sudah bikin menitikkan air liur bukan? Berbagai macam buah seperti strawberry, alpukat, kelapa muda, kolang kaling dan segala pernak-perniknya yang dicampur jadi satu dan ditambahkan dengan es serut bisa menyegarkan tenggorokan yang terasa kering seharian. Namun disarankan untuk mengkonsumsinya setelah makan kurma dan minum air hangat ya, Dears. Karena walaupun terasa dingin di tenggorokan, tubuh yang masih dalam kondisi “panas” karena seharian puasa justru bisa mendatangkan penyakit jika langsung diminum begitu adzan maghrib tiba. 

Terutama buat yang punya penyakit maag, makanan favorit berbuka yang satu ini lebih baik setelah makan atau minum yang hangat terlebih dahulu seperti teh hangat manis atau air hangat. Hal ini bertujuan untuk menetralkan suhu tubuh dan lambung. Beri jeda sekitar 5-10 menit atau lakukan sholat maghrib terlebih dahulu barulah mulai menghabiskan menu es buah yang segar. 

Teh Hangat Manis

Minuman hangat sangat baik dikonsumsi setelah tubuh dalam kondisi berpuasa seharian. Ini dimaksudkan agar tubuh tidak kaget saat menerima asupan makan kembali. Segelas teh hangat manis atau tawar bisa dijadikan menu pembuka yang baik. Terutama bagi yang kurang suka dengan buah kurma yang manis bisa digantikan dengan teh hangat manis ini. 

Semangka

Berbuka sepertinya tidak lengkap jika tidak ada buah sebagai pendamping. Buah semangka jadi makanan favorit berbuka yang paling disukai. Rasanya yang segar di tenggorokan dan kandungan airnya yang banyak bisa menggantikan kadar air yang hilang dalam tubuh selama berpuasa. Tidak heran jika harga buah semangka bisa naik dua kali lipat setiap bulan Ramadhan tiba. 

Es Kelapa Muda

Menu favorit terakhir yang bikin nagih adalah rasa segar es kelapa muda. Cobalah perhatikan di sepanjang jalan ketika sore menjelang. salah satu stand yang ramai oleh antrian pembeli adalah penjual es kelapa muda. Bahkan tidak jarang mereka juga menjual gorengan sebagai pendamping bagi mereka yang ingin berbuka saat itu juga. 

Aneka menu takjil, 7 makanan favorit berbuka yang bikin nagih dan tidak pernah bosan untuk menyantapnya. Walaupun setiap hari selalu ada di meja makan, selalu saja jadi menu pertama yang akan diambil  sebagai menu berbuka yang nikmat. 



Sabtu, 25 Mei 2019

9 Momen yang Dirindukan dari Ramadhan Versi Anak-anak


Dunia anak selalu menarik untuk diamati. Lihat bagaimana riangnya mereka saat bermain bersama teman-temannya, tidak peduli bagaimanapun kondisi yang ada di sekelilingnya. Atau lihat cara mereka menyelesaikan masalah, bertengkar hanya sebentar kemudian sudah berbaikan kembali. Masa kecil yang sulit untuk dilupakan bukan? 

Hal menarik saat masa kanak-kanak adalah saat melalui bulan Ramadhan. Mulai dari makan sahur dengan kondisi mata masih terpejam, saat menanti buka puasa, tarawih dan momen indah lainnya. Semuanya hanya bisa ditemukan saat bulan Ramadhan saja. Itu masih sebagian kecil hal yang dirindukan dari Ramadhan. Apa saja kerinduan tentang Ramadhan versi anak-anak? Simak penjelasan berikut ini. 

Sahur Bareng

Acara sahur bareng bersama dengan keluarga adalah momen yang bisa bikin kangen. Bagaimana rasanya makan disuapin dengan kondisi mata masih terpejam. Sesudah sahur lanjut tidur lagi, dibangunkan kembali saat subuh dan muncul pertanyaan, “Aku sudah sahur ya, Ma?”

Suara Tabuhan dan Seruan untuk Sahur

Momen yang satu ini hanya ada pada masa Ramadhan. Hal yang dirindukan dari Ramadhan adalah ketika waktu mendekati jam 03.00 pagi, akan ada seruan untuk segera melakukan santap sahur dari para karang taruna, orang tua bahkan anak-anak kecil. Mereka berkumpul bersama dan Dengan membawa alat musik seadanya yang berasal dari alat seadanya seperti panci, pentungan ronda, galon dan alat untuk menabuh, dan alat-alat lainnya. 

Asalkan barang itu bisa menimbulkan bunyi yang bagus, pasti langsung dipakai untuk membangunkan para muslim agar segera sahur. Walaupun kadang suara-suara ini bikin kesal karena terbangun gara-gara suara riuh mereka, tapi semuanya itu justru yang bikin kangen. Pukulan kentong, bahkan pukulan ke tiang listrik dan teriakan menyuruh sahur hanya ada pada saat Ramadhan saja. 

Adzan Maghrib

Kegiatan ini yang paling ditunggu sepanjang hari. Dari jam 5 sore biasanya sudah rapi dan duduk di depan TV. Kegiatan yang satu ini bukan karena ingin mendengarkan ceramah atau kultum sore hari, tapi lebih kepada menunggu suara adzan yang menandakan waktunya berbuka puasa. 

Iklan Sirup

Jika sehari-hari cuek saja dengan aneka iklan yang ada di TV, tapi khusus bulan Ramadhan melihat iklan terasa berbeda. hal yang dirindukan dari Ramadhan adalah saat melihat iklan sirup dan aneka kue yang berseliweran di TV. Walaupun belum tentu suka dengan sirup, tapi tetap saja melihat iklan sirup yang terlihat segar di bulan Ramadhan mampu membuat kita menelan air ludah. 

Buka puasa bersama 

Saat berbuka telah tiba…
Kalau hari biasa menu yang disajikan terlihat biasa saja, namun saat Ramadhan jadi terlihat luar biasa nikmatnya. Dan yang paling menyenangkan lagi adalah, para anak-anak yang ikut berpuasa bisa request menu favorit mereka sebagai bonus mau ikut berpuasa. 

Sholat Tarawih

Kegiatan yang dirindukan dari Ramadhan adalah saat sholat tarawih. Berjalan bersama mama dan duduk di masjid menunggu datangnya sholat Isya. Duduk diam versi anak kecil hanya bertahan selama beberapa menit saja. Selanjutnya saat melihat teman sebaya sudah sibuk bermain sendiri. Kadang saat capek mengikuti sholat tarawih, hanya duduk melihat mama yang masih sholat tarawih.

Tidak jarang kalau sudah merasa capek, mama akan dipaksa untuk pulang dengan alasan mengantuk. Bahkan bila perlu, menangis adalah jurus yang paling ampuh demi mendapatkan perhatian dari mama. Sungguh suatu kenangan yang sangat berkesan sampai dengan sekarang.

Main Kembang Api

Bermain kembang api sebenarnya bisa dilakukan kapan saja tidak harus menunggu bulan Ramadhan. Namun suasana Ramadhan yang berbeda membuat bermain kembang api jadi kegiatan yang dirindukan dari Ramadhan. Berkumpul bersama teman-teman dan saudara untuk menyalakan kembang api. Rasa takut akan terkena percikan api kecil dari kembang api hilang tak berbekas, hanya terasa seperti digigit semut saja.

Belanja Baju Lebaran

Lebaran akan terasa hambar tanpa belanja baju lebaran kalau menurut pemikiran para bocah. Kadang pemikiran ini terbawa hingga dewasa lho. Momen lebaran ingin dilalui dengan yang serba baru. Mulai dari baju, hijab, sandal dan sepatu. Semua ingin yang serba baru. Walau kadang kalau diajak belanja sering merajuk karena capek berkeliling mall, tapi saat melihat dan memilih baju baru rasa capeknya bakalan menguap entah kemana. 

Dapat Salam Tempel

Sebelum Ramadhan usai, biasanya sudah berangan-angan akan berkunjung kemana dan dapat “salam tempel’ berapa dari para saudara dan kerabat serta dari para tetangga. Dapat salam tempel inilah kegiatan yang dirindukan dari Ramadhan. Walaupun kegiatan ini ada pada bulan Syawal, tapi auranya sudah mulai terasa di 10 hari terakhir Ramadhan. 

Inilah 9 momen yang dirindukan dari Ramadhan versi anak-anak. Sebenarnya ada banyak sekali momen berharga saat menjalani puasa Ramadhan ketika masih kecil. Semua momen indah yang sulit untuk dilupakan dan akan selalu dikenang sepanjang masa. 



Jumat, 24 Mei 2019

Tips Mudik Asik Bersama Anak Menggunakan Mobil Pribadi



Melakukan perjalanan jauh bersama anak dibawah usia 10 tahun merupakan petualangan yang cukup seru. Terutama saat mudik lebaran yang bisa dipastikan akan sering bertemu dengan yang namanya macet. Duduk diam dalam waktu lama tentu membuat anak akan cepat merasa bosan.  

Berikut tips yang bisa diterapkan agar anak tidak menjadi rewel selama dalam  perjalanan. 

Siapkan Perlengkapan Anak dengan Cermat

Demi kenyamanan bersama selama melakukan perjalanan jauh menggunakan mobil pribadi, siapkan perlengkapan anak jauh-jauh hari sebelumnya. Kelompokkan barang mana yang bisa dibutuhkan sewaktu-waktu misalnya baju ganti, celana dan kaos dalam, tisu basah, botol minum. Kelompokkan juga barang yang tidak akan dibuka selama dalam perjalanan misalnya baju lebaran, pakaian renang dan peralatan mandi.

Bawa Mainan Kesayangan Anak

Tips agar anak tidak rewel selama dalam perjalanan mudik adalah dengan membawa mainan kesayangan anak. Seperti boneka, mobil-mobilan, robot atau mainan lainnya. Dengan begitu, anak akan merasa nyaman selama dalam perjalanan. Saat anak merasa bosan, membuat suatu permainan yang seru bisa membuat anak melupakan rasa bosannya. 

Misalnya bernyanyi bersama anak, main tebak-tebakan atau bermain puzzle. Jangan lupa sertakan juga CD lagu atau VCD kartun ya, Dears. Sertakan juga buku mewarnai, crayon warna, pensil warna serta koleksi buku bacaan dan beberapa permainan yang bisa dimainkan saat dalam perjalanan jauh. 

Siapkan Tempat yang Nyaman

Sebaiknya tempatkan anak di bagian tengah atau kursi baris kedua dan jangan biarkan mereka duduk di baris depan. Karena saat anak merasa bosan, mereka bisa mengganggu konsentrasi pengemudi. Hal ini bisa membahayakan saat melakukan perjalanan mudik. Siapkan tempat yang nyaman di baris kedua, lapisi dengan selimut dan sediakan bantal serta guling agar mereka aman dan nyaman selama dalam perjalanan. 

Jangan lupa cek kondisi AC mobil. Udara yang panas akan membuat anak cepat sekali rewel. Sedangkan saat udara menjadi terlalu dingin anak akan membuatnya merasa tidak tenang. Jaga kondisi udara agar tetap stabil. 

Bagi yang tidak terlalu suka dengan dinginnya AC, bisa menggunakan angin luar. Namun yang perlu diingat adalah, jangan buka jendela terlalu lebar di tempat anak duduk. Buka jendela seperlunya dan kunci jendela tersebut agar anak tidak bisa membukanya secara manual. 

Jangan Lupa Siapkan Camilan

Jangan lupa untuk membawa camilan untuk satu keluarga,  terutama buat sang anak. Siapkan camilan favoritnya dan sediakan air putih dalam botol untuk menghindari tumpah di dalam mobil. 

Siaga dengan P3K

Tips berikutnya yang harus disiapkan adalah P3K. Hal ini untuk mengantisipasi jika sakit secara mendadak. Siapkan kapas, tisu, alkohol antiseptik, minyak angin, obat pereda nyeri, obat masuk angin, flu, batuk dan juga bawa vitamin agar daya tahan tubuh tetap terjaga selama mudik lebaran. Jangan lupa bawa kantong plastik untuk berjaga-jaga jika ada yang mabuk dan mual selama dalam perjalanan. 

Istirahat Sejenak di Rest Area

Jika jarak tempuh perjalanan mudik membutuhkan waktu lebih dari 5 jam, sebaiknya berhentilah setiap 3 atau 4 jam sekali. Kesempatan ini bisa digunakan oleh semua penumpang untuk melemaskan otot sejenak dan meluruskan kaki. Bisa juga dengan menggunakan kesempatan ini untuk buang air kecil atau makan dari bekal dari rumah. 

Walaupun pada rest area banyak yang menyediakan makanan dan minuman, lebih baik membawa bekal dari rumah. Selain bisa lebih hemat, dengan membawa bekal sehat sendiri dari rumah bisa dipastikan kebersihannya.

Dengan membaca tips mudik asik bersama anak menggunakan mobil pribadi ini, diharapkan bisa sebagai pedoman saat akan melakukan perjalanan jauh bersama anak. Pastikan kondisi mobil dan kelengkapannya. Cek kembali barang bawaan sebelum berangkat agar tidak ada yang tertinggal. 




Kamis, 23 Mei 2019

7 Keutamaan Melakukan Sedekah




Sejak kecil, kita sebagai umat Islam sudah diajarkan untuk rajin melakukan sedekah. Yaitu memberikan apa yang kita miliki kepada orang lain dengan ikhlas tanpa dibatasi oleh jumlah tertentu ataupun waktu tertentu. Banyak sekali manfaat yang kita rasakan dengan bersedekah, di antaranya adalah untuk memperkuat keimanan kita, sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah, melatih rasa empati kepada sesama, berlatih bersikap adil dan tidak kikir serta manfaat yang lainnya.

Untuk itu, penting sekali bagi kita untuk menyisihkan sebagian harta yang kita miliki dan memberikannya kepada orang yang lebih membutuhkan. Terutama pada bulan Ramadhan di mana segala amal ibadah kita akan mendapat ganti yang berlipat ganda. Ada pun keutamaan bersedekah adalah sebagai berikut:

Sedekah Sirriyah

Sedekah sirriyah adalah sedekah yang dikerjakan dengan cara sembunyi-sembunyi. Hal ini sangat utama untuk dilakukan karena cara bersedekah seperti ini lebih mendekati ikhlas dan menjauhkan diri dari sifat riya. Misalnya sedekah kepada fakir dan miskin. Hikmah yang bisa dipetik dari hal ini adalah untuk menutupi aib seseorang yang miskin tersebut sehingga orang lain tidak akan mengetahuinya.

Sedekah Setelah Semua Kewajiban Terpenuhi

Bersedekah memang sangat dianjurkan bagi umat Muslim, tapi tetap harus mengutamakan kewajiban terlebih dahulu. Misalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan keperluan membayar hutang. Jika hal itu sudah terlaksana dan masih ada kelebihan rezeki, barulah digunakan untuk bersedekah.

Bersedekah dalam Bentuk Apa Saja

Tapi sedekah tidak hanya dalam bentuk uang saja, melainkan bisa juga dalam bentuk barang seperti bahan makanan, pakaian atau barang lainnya. Dalam Islam kita dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam segala hal. Hal ini bisa diaplikasikan pada barang yang kita miliki, misalnya pakaian. Sisihkan pakaian yang masih layak pakai dan berikan kepada yang membutuhkan. Karena menumpuk barang atau harta benda tapi tidak berfaedah juga sangat tidak dianjurkan.

Memberi Nafkah Kepada Anak Istri

Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bahwa apa yang kita berikan kepada orang lain akan mendapatkan pahala, namun akan lebih berpahala lagi saat uang yang kita hasilkan dengan cara halal diberikan untuk kebutuhan anak istri kita.


Bersedekah Kepada Tetangga

Mulailah melakukan sedekah dari yang terdekat dengan kita dahulu yaitu tetangga kanan kiri kita. Saudara yang paling dekat bagi kita adalah tetangga. Terutama saat kita berada jauh dari lingkungan keluarga dan kerabat, ketika sedang membutuhkan pertolongan, tetangga adalah tempat pertama kita meminta bantuan. Untuk itu bantulah tetangga jika mereka mengalami kesusahan, apalagi jika kita mampu dalam hal finansial.

Bersedekah Kepada Sanak Kerabat

Jika tetangga sudah berkecukupan, tengoklah sanak saudara kita, adakah dari mereka yang masih merasakan kekurangan? Bantulah kerabat kita semampu yang kita bisa dengan ikhlas. Jangan melakukan kebaikan karena terpaksa atau mempunyai niat selain untuk membantu mereka yang sedang mengalami kekurangan.

Sedekah Jariyah

Merupakan kegiatan amal yang pahalanya akan tetap mengalir walaupun setelah meninggal dunia. Yang termasuk kategori jariyah adalah wakaf, membangun masjid, menyediakan mukena atau Al qur’an ke masjid, atau proyek lain yang bertujuan untuk dapat dimanfaatkan secara terus menerus oleh masyarakat.

7 keutamaan melakukan sedekah hanya sebagian kecil dari keutamaan yang lainnya. Yang harus diingat adalah, saat sedang berniat melakukan kebaikan jangan sampai timbul sifat riya’ agar amal ibadah yang kita kerjakan tidak menjadi sia-sia. Dengan bersedekah tidak hanya untuk membersihkan diri dosa, tapi dengan bersedekah juga bisa mendatangkan rezeki yang lain kepada kita. Saat kita yakin dan ikhlas niat bersedekah karena Allah, niscaya akan diganti dengan sesuatu yang lebih baik lagi.




Rabu, 22 Mei 2019

Kiat Sukses Mengatur Uang THR dengan Bijaksana agar Tidak Tekor


Saat yang paling ditunggu oleh para pegawai ketika bulan Ramadhan sudah berada di 10 hari terakhir adalah pembagian Tunjangan Hari Raya (THR). Bahkan sejak jauh-jauh hari sebelumnya sudah membayangkan berapa nominal yang akan diterima dan akan dialokasikan kemana saja. Uang THR ini merupakan pendapatan tambahan disamping gaji rutin yang diterima setiap bulannya.

Pada umumnya, uang THR ini sejumlah satu bulan gaji dan secara teori seharusnya bisa mencukupi segala kebutuhan selama libur hari raya Idul Fitri. Namun jika Anda salah dalam mengelola dana tambahan tersebut, yang terjadi justru Anda akan rugi dan mengakibatkan kesulitan setelah acara libur hari raya usai. Agar tidak mengalami kerugian, simak kiat sukses mengatur uang THR dengan bijak.

Pisahkan dengan Gaji

Hal pertama yang harus diingat saat akan menggunakan uang THR adalah tidak mencampur antara uang gaji yang diterima dengan uang THR. Tetap gunakan uang gaji untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebaiknya jangan menggunakan uang gaji untuk hal-hal yang tidak terlalu penting, misalnya membeli ponsel baru atau barang yang bersifat konsumtif lainnya.

Sisihkan untuk Zakat

Kiat sukses mengatur uang THR agar tidak tekor yang kedua adalah dengan menyisihkan sebagian uang THR Anda untuk membayar zakat. Hitung berapa zakat yang harus Anda keluarkan dan sisihkan terlebih dahulu. Masukkan uang tersebut dalam amplop terpisah agar saat waktunya tiba untuk membayar zakat, Anda bisa langsung menyerahkannya kepada yang berhak. Atau bisa juga dengan menitipkannya kepada masjid di sekitar rumah Anda.

Untuk Hari Raya

Sesuai dengan namanya, gunakanlah uang THR untuk keperluan hari raya. Hitung dengan cermat apa saja yang harus disiapkan untuk menyambut hari raya Idul Fitri. Sebut saja uang tiket mudik PP, membeli oleh-oleh buat keluarga tercinta, beli baju baru, dan persiapan yang lainnya.

Walaupun demikian, yang harus diingat dalam mengatur uang THR adalah tidak boleh boros. Jangan habiskan jatah uang THR untuk membeli hal-hal yang tidak penting, kendalikan pengeluaran Anda agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Dana Darurat

Mendapatkan uang THR bukan berarti Anda bebas tidak menyisihkan sebagian untuk menyiapkan dana darurat. Setidaknya sisihkan 10% dari uang THR setelah dipotong uang zakat untuk dimasukkan ke dana darurat tersebut. Bukankah mempunyai cadangan dana lebih baik daripada tidak ada sama sekali?

Dengan mengatur uang THR dan menyisihkannya untuk dana darurat, Anda bisa mengantisipasi kejadian tidak terduga selama masa liburan hari raya, misalnya mendadak sakit atau ada keluarga yang sedang kesusahan. Dengan adanya dana darurat Anda sudah siap menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi.

Idul Adha

Pembagian uang THR dari perusahaan kepada karyawan ditujukan agar mereka bisa merayakan hari raya Idul Fitri bersama keluarga tercinta di kampung halaman. Namun yang harus diingat adalah, umat Islam juga mempunyai hari raya Idul Adha yang pastinya membutuhkan dana ekstra juga.

Sedangkan dari perusahaan tidak akan ada THR yang kedua, kecuali ada pembagian bonus di perusahaan tempat Anda bekerja. Untuk itu sangat disarankan untuk mengatur uang THR dan menyisihkan sebagian dana untuk persiapan menyambut datangnya Idul Adha. 

Inilah kiat sukses mengatur uang THR dengan bijaksana agar tidak tekor. Hitung dengan cermat pengeluaran apa saja yang wajib disiapkan untuk menyambut hari raya Idul Fitri dan jangan lupa untuk menyisihkan sebagian dana untuk zakat, dana darurat dan persiapan Idul Adha. Jangan sampai urutan pengeluarannya dibalik ya, Dears.

Selasa, 21 Mei 2019

4 Masa yang Mengukir Kenangan Ramadhan Berkesan



Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, dimana semua umat muslim menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya untuk memperoleh berkah. Karena pada bulan yang mulia ini semua amal ibadah mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.

Kita sebagai umat Islam akan belajar untuk berpuasa mulai dari kecil atau sebelum baligh.  Tentunya hal ini dilalui dengan berproses. Hampir tidak mungkin seorang anak kecil langsung bisa menjalankan ibadah puasa secara full kecuali keadaan tertentu yang membuat hal tersebut bisa terlaksana.

Terdapat 4 masa yang merupakan kenangan Ramadhan berkesan bagi penulis dan mungkin juga dialami oleh muslimah yang lain, masa tersebut adalah sebagai berikut:

Masa Kecil

Belajar melakukan puasa saat masih duduk di bangku TK merupakan kenangan pertama yang paling berkesan. Dimulai dari puasa setengah hari atau lebih terkenal dengan nama puasa bedug (di Jawa), yaitu puasa yang dimulai sejak adzan subuh sampai dengan adzan Dzuhur tiba.

Saat pagi menjelang, energi masih full sehingga bermain dengan sepuasnya. Namun saat sudah mencapai jam 10.00 pagi, disitulah pengalaman berpuasa yang sebenarnya dimulai. Perasaan haus dan lapar sudah mulai datang sedangkan adzan Dzuhur masih lama datangnya. Apa yang bisa dilakukan?

Yes, muncullah kenakalan anak kecil yang belum terlalu paham apa arti dan makna puasa yang sebenarnya. Dimulai dari minum secara sembunyi-sembunyi, memasukkan apa saja yang terlihat di depan mata seperti susu bubuk, gula serta berlama-lama mandi sambil kumur-kumur dan sikat gigi berulang-ulang.

Jika mendekati waktu adzan Dzuhur maupun saat Maghrib tiba, sudah duduk di depan TV menanti suara adzan berkumandang. Atau sibuk mengisi gelas dengan es campur buatan mama sampai penuh. Sungguh kenangan Ramadhan berkesan yang tidak mungkin dilupakan.

Masa Remaja

Kemudian masa baligh tiba, dimana titik balik seseorang dianggap sudah mempunyai kewajiban untuk menjalankan kewajiban ibadah seperti sholat dan berpuasa secara penuh. Masa setelah baligh atau masa remaja bagi penulis adalah masa dimana harus belajar cara menjaga aurat dengan baik dan beradapatasi dengan rasa sakit saat datangnya masa menstruasi.

Berpuasa saat remaja masih belum sempurna untuk dijalankan. Ada kenakalan masa kecil yang masih melekat seperti makan susu bubuk milik adik sambil membuatkan susu buat adik, menggosok gigi berkali-kali dan berkumur-kumur dalam waktu lama. Dan yang merupakan kenangan Ramadhan berkesan saat remaja adalah saat secara sembunyi-sembunyi makan ditempat gelap ketika sedang berhalangan demi tidak kelihatan oleh adik-adik yang lain.

Masa Setelah Menikah

Masa remaja dan dewasa berlalu begitu saja tanpa ada sesuatu yang bermakna. Ketika tiba saatnya menikah, itulah saatnya memasuki dunia baru bagi penulis. Jika dulu berpuasa bersama keluarga tercinta, saat telah menikah ada suami yang mendampingi dan harus dilayani dengan sebaik-baiknya.

Kenangan Ramadhan berkesan saat puasa pertama bareng suami adalah saat harus memasak. Ini merupakan tantangan yang lumayan berat karena penulis tidak bisa memasak. Alhamdulillah penulis mendapatkan suami yang pengertian dan mau memakan apa saja yang dihidangkan oleh sang istri, walaupun rasa makanannya tidak keruan.

Masa Mengandung 

Ini adalah fase yang sangat berkesan. Dimana penulis harus sabar menunggu selama 10 tahun menanti kehadiran seorang anak. Semua upaya dan ikhtiar sudah dilakukan, tak lupa juga selalu memanjatkan doa kepada Allah agar disegerakan mendapatkan keturunan. sampai tiba waktunya doa tersebut benar-benar dikabulkan. Syukur Alhamdulillah.

Mengandung saat berpuasa, apalagi itu merupakan kehamilan yang sudah lama dinanti membuat penulis dan suami berhati-hati. Kenangan Ramadhan berkesan bagi penulis saat selalu diingatkan oleh suami dan orang tua untuk segera membatalkan puasa jika kondisi badan sudah lelah. Khawatir sang calon bayi akan menderita “kelaparan” jika mamanya nekat berpuasa. Dan Alhamdulillah, dalam satu bulan selama Ramadhan hanya batal selama 5 hari. 

Itulah 4 masa yang mengukir kenangan Ramadhan berkesan bagi penulis. Masing-masing kenangan membawa cerita sendiri-sendiri yang sangat membekas dihati.

Senin, 20 Mei 2019

5 Tempat Ngabuburit Asyik di Surabaya

Foto: Canva


Menunggu waktu berbuka puasa atau yang biasa disebut dengan ngabuburit jika dilalui tanpa melakukan kegiatan apapun bisa jadi sangat menjemukan. Apalagi bagi anak kecil yang baru belajar berpuasa. Untuk itu perlu bagi orang tua, terutama ibu untuk bisa menemukan kegiatan yang bisa dilakukan sambil menunggu waktu berbuka tiba. Bila perlu, browsing dan cari tempat ngabuburit asyik yang ada disekitar areamu.

Bagi warga Surabaya, ada banyak sekali tempat yang bisa dikunjungi saat ngabuburit tiba. Agar saat ngabuburit tidak menguras isi kantongmu, dibawah ini beberapa tempat ngabuburit yang asik, nyaman dan murah. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini.

Taman Bungkul

Tempat ngabuburit asyik yang pertama adalah Taman Bungkul. Berlokasi di jalan Darmo ini merupakan taman bermain dengan ruang terbuka yang hijau yang bersebelahan dengan makam Mbah Bungkul. Ada banyak pohon rindang di sekitar taman dan lapangan bundar tempat anak-anak bermain sepeda atau sekadar kejar-kejaran dengan aman.

Beberapa permainan anak-anak juga tersedia disini seperti ayunan dan perosotan. Fasilitas yang ada di Taman Bungkul selain area permainan anak adalah batu untuk refleksi kaki, air mancur, jogging trek, pujasera dan toilet.

Monumen Kapal Selam

Tempat ngabuburit asyik berikutnya adalah monumen kapal selam atau yang terkenal dengan sebutan Monkasel. Monumen kapal selam yang terbesar di Asia ini mengambil konsep skala penuh atau sesuai aslinya (bukan replika). Di sini anak-anak bisa belajar tentang sejarah tentang kapal KRI Pasopati 410 dari dekat.

Fasilitas yang tersedia ada cafetaria, rekreasi air, stand souvenir dan area parkir. Lokasinya yang ada di tengah kota membuatnya mudah untuk dikunjungi kapan saja sesuai jam buka loket, yaitu setiap hari pukul 08.00 - 22.00. Bahkan monkasel ini bersebelahan dengan Mall. Hanya dengan berjalan kaki sudah bisa masuk ke dalam mall yang sejuk.

Pasar Blauran

Kegiatan ngabuburit asyik sambil berbelanja menu berbuka puasa bisa jadi kegiatan yang paling menyenangkan. Kunjungi Pasar Blauran yang menyediakan berbagai menu makanan, mulai dari jajanan pasar seperti lemper, kroket, koci-koci, bubur madura sampai dengan makanan berat yaitu nasi beserta lauk pauknya.

Taman Prestasi

Taman yang terletak di jalan Ketabang Kali ini memiliki fasilitas jogging track, panggung musik, mushola dan toilet. Sesuai dengan namanya, taman ini menampilkan berbagai macam replika penghargaan milik kota Surabaya. Anak-anak bisa bermain di sekitar taman sambil menunggu adzan maghrib tiba. Tidak perlu kuatir kelaparan, di sekitar taman terdapat banyak penjual makanan dan minuman murah meriah yang bisa dinikmati.

Jembatan Sura Madu

Jembatan yang menghubungkan antara kota Surabaya dan Madura ini bisa jadi alternatif ngabuburit asyik. Jembatan yang menjadi ikon kebanggaan arek Suroboyo ini setiap menjelang berbuka puasa selalu ramai dengan pengunjung yang menunggu waktu maghrib tiba.

Tapi bukan berarti pengunjung bebas berkeliaran di atas Jembatan Suramadu ya, Dears. Para pengunjung ini ngabuburit di ujung bawah Jembatan Suramadu, atau tepatnya berada di jalan putar balik menuju kota Surabaya. Setelah jam 16.00 para pedagang akan datang untuk menggelar lapaknya di sekitar bawah jembatan. Para pengunjung bisa menikmati menu berbuka seperti teh hangat, gorengan, dan lain-lain sambil menikmati keindahan jembatan yang dihiasi lampu cantik saat malam hari.

Saat tepat mengunjungi 5 tempat ngabuburit asyik di Surabaya ini tidak hanya ramai saat bulan Ramadhan saja. Kelima tempat ini memang terkenal dengan tempat yang selalu ramai didatangi setiap hari oleh para pengunjung untuk menikmati suasana sore hari di kota Surabaya.


Sabtu, 18 Mei 2019

Kiat Menahan Diri Ketika Ramadhan, Efektif Juga Diaplikasikan Saat Emosi dengan Anak Lho



Berpuasa itu harus mampu menahan hawa nafsu. Salah satunya adalah emosi. Saat badan terasa lemas, rasa lapar dan haus mulai muncul, itulah saatnya emosi mulai gampang tersulut. Sedikit saja ada masalah, emosi langsung naik sampai oktaf 8, betul gak? Padahal menahan diri ketika Ramadhan sangat dianjurkan. Jangan sampai pahala kita hilang hanya gara-gara kita tidak bisa menahan emosi.

Nah, ada kiat khusus agar bisa menahan diri saat emosi melanda. Dan ini bisa diterapkan saat kita sedang emosi dengan anak kita lho. Tau sendiri kan, ketika kita melarang anak berbuat sesuatu tapi tidak digubris sama anaknya. Satu, dua kali diingatkan masih bisa menahan emosi. Pas ketiga kalinya, langsung deh emosi naik sampai akhirnya kita jadi marah kepada anak kita. Jangan sampai hal ini terjadi terus menerus ya, Mom. Untuk informasi lengkapnya mengenai kiat menahan diri saat emosi, simak penjelasan berikut ini.

Tarik Nafas dan Pejamkan Mata

Kiat pertama agar tidak emosi dan bisa menahan diri ketika Ramadhan adalah dengan menarik nafas panjang sambil memejamkan mata. Ucapkan istighfar perlahan sambil mengingat bahwa bulan Ramadhan adalah masa untuk mengontrol hawa nafsu. Dengan demikian segala otot yang sedang tegang bisa lebih rileks hingga emosi menjadi surut.

Diam

Saat emosi sudah mulai muncul, cobalah berdiam diri dulu. Dengan diam diharapkan kita tidak akan mengeluarkan kata-kata  yang menyakitkan kepada lawan bicara kita. Misalnya saat emosi kepada anak. Karena kata-kata yang dikeluarkan sambil emosi bisa melukai hati anak kita yang masih polos. Diam dan tenangkan diri dulu bisa jadi obat pereda emosi  yang efektif bagi kita.

Hindari Segala Hal yang Bisa Memicu Emosi

Menahan diri ketika Ramadhan merupakan tantangan tersendiri bagi kita. Untuk itu kiat berikutnya adalah hindari hal-hal yang bisa membuat kita emosi. Misalnya saja melihat acara TV yang sedang menayangkan acara sinetron yang bisa memunculkan emosi negatif. Lebih baik pindah channel atau matikan TV dan lakukan kegiatan yang lain misalnya membaca atau sesuatu yang kita sukai.

Kerjakan Hobi

Kiat yang kedua agar bisa menahan saat emosi adalah dengan mengerjakan hobi yang kita miliki. Saat melakukan aktivitas yang kita sukai bisa mendatangkan kebahagiaan tersendiri. Misalkan hobi membaca atau menjahit. Fokus saja dulu pada aktivitas pada kegiatan tersebut sampai kita menjadi lebih rileks dan akhirnya emosi yang sempat bisa segera menghilang.

Hindari Meluapkan Emosi dengan Tindakan

Saat sedang emosi, kadang kita terbawa perasaaan sampai mengaplikasikannya melalui tindakan. Misalnya saat emosi dengan anak sampai akhirnya melakukan tindakan seperti menjewer, memukul dan lain sebagainya. Kiat menahan diri ketika Ramadhan selanjutnya adalah dengan menghindari meluapkan emosi melalui tindakan. Tidak selamanya melampiaskannya dengan tindakan mampu meredakan emosi. Justru hal itu bisa menambah beban rasa bersalah dan penyesalan

Kontrol Setiap Kata yang Diucapkan 

Sangat penting bagi kita untuk bisa mengontrol setiap ucapan kita, terutama saat bulan Ramadhan. Kadang saat emosi melanda, setiap ucapan yang keluar dari mulut kita sudah tidak bisa dibendung. Hal inilah yang harus kita hindari. Saat merasa emosi sudah tidak bisa ditahan, gunakanlah kiat yang pertama dan aturlah perkataan kita agar apa yang kita ucapkan tidak menyinggung perasaan orang yang kita ajak bicara.

Pada dasarnya puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga. Tetapi juga menahan hawa nafsu dan segala emosi negatif. Cobalah kiat menahan diri ketika Ramadhan, efektif juga diaplikasikan saat emosi dengan anak lho. Saat anak sedang mengalami masa nakal-nakalnya, tahanlah emosi dan bicarakan secara baik-baik tanpa nada tinggi dan pengancaman.

Jumat, 17 Mei 2019

5 Tips Menemani Anak Belajar Puasa, Jalan-jalan Saat Puasa Paling Digemari


Saat berpuasa, segala aktivitas sehari-hari mengalami beberapa perubahan. Baik dalam hal waktu makan, berkegiatan dan waktu istirahat yang berubah seiring dengan jadwal berbuka dan sahur setiap harinya. Jangankan untuk jalan-jalan saat puasa, melakukan aktivitas rutin saja sudah terasa beratnya. Terutama bagi anak-anak yang baru saja belajar menjalankan ibadah puasa. Perubahan jadwal makan ini sedikit banyak membawa dampak pada sikap dan tingkah laku mereka.

Ada yang merengek minta makan sebelum waktunya berbuka, ada yang secara sembunyi-sembunyi minum, ada pula yang cuma tiduran sambil menunggu saatnya berbuka puasa. Mungkin pada awal puasa mereka masih bersemangat, tapi setelah jalan beberapa hari, mereka biasanya mengalami kejenuhan dan merasa waktu berjalan dengan lambat.

Agar badan tidak semakin lemas, ada baiknya untuk mengajak anak jalan-jalan saat puasa. Hal ini dimaksudkan agar anak tidak merasa bosan dan memberi kesempatan pada anak untuk bisa bergerak aktif tanpa terlalu menguras tenaga. Selain itu ada aktivitas lain yang bisa dikerjakan bersama anak, seperti mengaji, mendongeng, memasak bersama, dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan berikut ini.

Mengaji

Salah satu kegiatan positif saat Ramadhan untuk meraih pahala adalah mengaji. Ini merupakan saat yang tepat bagi para ibu untuk mengajarkan anak-anaknya untuk mengaji setelah sholat ashar atau beberapa saat sebelum maghrib. Bisa dimulai dengan menyuruh anak duduk sambil mendengarkan ibunya yang sedang mengaji atau sebaliknya. Jika sang anak merasa tidak bersemangat, kita juga bisa mengajak teman-temannya untuk ikut mengaji juga. Dengan mengaji bersama diharapkan para generasi bangsa bisa menjadi lebih bertakwa kepada Allah SWT.

Jalan-jalan

Ini merupakan kegiatan yang paling disukai oleh para ibu dan anak. Jalan-jalan saat puasa sambil menunggu waktu maghrib tiba bisa menjadi satu kegiatan yang menyenangkan. Tidak perlu terlalu jauh, asalkan sang anak sudah bersemangat kembali itu sudah merupakan hal yang menggembirakan.

Sang anak bisa diajak ke taman dekat rumah dan biarkan dia bermain sejenak bersama teman-temannya. Jangan lupa untuk mengingatkannya agar tidak terlalu aktif bergerak karena dia masih berpuasa. Jangan sampai kegiatan ini justru membuat sang anak menjadi cepat haus dan lapar yang akhirnya membuat dia membatalkan puasanya.

Jalan-jalan saat puasa yang paling sering dilakukan adalah berkeliling sekitar rumah sambil mencari menu berbuka puasa. Walaupun demikian, tetap ingatkan sang anak untuk membeli seperlunya saja. Belajar berhemat dan saling memberi kepada yang sedang membutuhkan saat puasa bisa menjadi pelajaran yang baik bagi sang anak.

Menyiapkan Menu Buka Puasa

Setelah lelah berjalan-jalan dan membeli menu buka puasa atau takjil, ajaklah untuk menyiapkan menu buka puasa bersama. Biarkan sang anak menghias makanan buka puasanya sendiri. Tapi ingatkan untuk tidak memasukkan makanan tersebut ke dalam mulut. Sambil menyiapkan hidangan, kita bisa sambil bercerita hal-hal yang ringan agar anak tetap bersemangat menunggu waktu berbuka tiba.

Bermain Bersama

Kegiatan asik selain jalan-jalan saat puasa adalah bermain bersama. Ada banyak permainan kreatif  yang bisa dimainkan, seperti slime, magic sand, squishy dan lain-lain. Dengan melakukan kegiatan bermain bisa membuat anak akan melupakan sejenak waktu berbuka puasa yang dinantinya.

Kita bisa bermain bersama atau membiarkannya bermain sendiri sambil mengawasinya. Jangan lupa untuk diajak ngobrol yang ringan tentang kegiatannya atau bertanya tentang teman-teman sepermainannya. Hal ini bisa menambah keakraban yang terjalin antara ibu dan anak selain mengajaknya jalan-jalan saat puasa.

Mendongeng atau Bercerita

Jika anak merasa lemas tidak ingin beranjak dari tempat tidurnya, biarkan saja. Jangan paksa dia untuk melakukan kegiatan yang tidak disukainya. Hal itu hanya akan menyebabkan dia semakin lemas dan tidak bersemangat untuk melanjutkan puasanya. Sebaliknya, temani anak sambil menanyakan kegiatan apa yang mau dia lakukan. Atau bacakan sebuah buku ringan seperti buku dongeng anak-anak, komik, buku petualangan anak dan lain sebagainya.

Dari 5 tips menemani anak belajar puasa, jalan-jalan saat puasa paling digemari oleh anak-anak. Apapun aktivitas yang kita kerjakan bersama anak, jangan lupa untuk terus mengingatkan betapa pentingnya berpuasa selama bulan Ramadhan yang merupakan kewajiban bagi umat Islam.







Kamis, 16 Mei 2019

Berkah Ramadhan, Dampak Positif Berpuasa Bagi Tubuh dan Pikiran


Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah bagi semua umat Islam di dunia. Setiap umat Islam berlomba-lomba menebar kebaikan dan memohon pengampunan atas segala dosa-dosa yang pernah diperbuatnya. Salah satu berkah Ramadhan yang kita dapatkan dengan berpuasa adalah menjadikan kita lebih tenang dan sabar saat menghadapi masalah. Selain itu, dengan berpuasa kesehatan tubuh kita juga lebih terjaga.

Ada banyak sekali dampak positif yang bisa kita peroleh dengan melakukan puasa Ramadhan, untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan berikut ini.

Puasa Bisa Menurunkan Berat Badan

Mitos atau fakta? Bagi sebagian orang, khususnya kaum wanita biasanya mempunyai keinginan mendapatkan badan yang lebih langsing setelah menjalankan puasa selama 30 hari. Hal ini bisa menjadi berkah Ramadhan bagi mereka jika pada saat berbuka dan sahur tidak menyantap makanan yang berlebihan. Berbagai riset menunjukkan bahwa dengan melakukan puasa secara berkala akan memungkinkan tubuh kita tidak lagi menggunakan gula sebagai sumber energi, melainkan menggunakan lemak yang ada pada tubuh sebagai sumber utama energi.

Pola Makan Teratur

Dampak positif yang kedua saat kita berpuasa di bulan Ramadhan adalah pola makan kita menjadi lebih teratur. Hal ini sangat berguna terutama bagi orang yang memiliki pola makan tidak teratur dikarenakan kesibukannya dalam beraktivitas atau karena sebab lain. Dengan terbiasa melakukan puasa saat Ramadhan, kita jadi bisa menentukan waktu dan porsi makan secara teratur dan benar

Mampu Mengatur atau Menekan Hormon Rasa Lapar

Dengan berpuasa bisa mengatur hormon yang ada dalam tubuh kita, terutama hormon rasa lapar. Seringkali kita “terjebak” dengan rasa lapar yang datang tiba-tiba walaupun sebenarnya kita baru saja makan. Hal ini seringkali terjadi pada orang-orang yang memiliki berat badan berlebih. Adanya “sinyal palsu hormon” berupa rasa lapar dari dalam tubuh menyebabkan kita akan makan lebih banyak lagi walaupun sebenarnya tubuh tidak membutuhkan hal tersebut.

Dengan rutin berpuasa sangat membantu untuk mengatur hormon tersebut sehingga kita akan merasa lapar pada saat yang tepat, yaitu saat kondisi tubuh memang membutuhkan asupan makanan. Dan hal ini merupakan berkah Ramadhan bagi kita semua karena dengan berpuasa secara teratur dan dengan pola makan yang teratur pola bisa membuat sinyal hormon akan muncul pada saat yang tepat. Sehingga dengan demikian, secara otomatis, kita akan merasakan kenyang dalam waktu yang lebih lama.

Metabolisme Meningkat

Puasa Ramadhan yang dilakukan dengan rutin menyebabkan sistem pencernaan kita bisa beristirahat selama beberapa jam untuk bisa memperbaiki sistem dalam tubuh dan meningkatkan fungsi usus menjadi lebih sehat. Hal ini berdampak secara otomatis akan berdampak pada meningkatnya metabolisme pada tubuh kita. Bayangkan jika pencernaan kita dalam kondisi yang buruk, maka secara otomatis fungsi usus dan metabolisme kita juga akan terganggu.

Mencegah Timbulnya Jerawat dan Mencerahkan Kulit

Saat kita berpuasa seharian, sistem dalam tubuh akan mendetoks tubuh kita dan mengeluarkan segala racun yang ada pada tubuh seperti lemak yang berlebih. Dengan beristirahatnya aktivitas pada sistem proses pencernaan selama berpuasa, menyebabkan proses pembersihannya pada sistem lain dalam tubuh kita juga menjadi lebih cepat dan tepat. Dan dengan keluarnya racun dan lemak berlebih yang ada pada tubuh, secara tidak langsung hal ini menjadi berkah Ramadhan bagi kita karena bisa membuat kulit kita menjadi lebih cerah dan jerawat pun menghilang.

Dampak positif berpuasa bagi tubuh dan pikiran bisa menjadi berkah Ramadhan yang indah jika kita mampu menjalankannya dengan baik serta tidak berlebihan saat bersantap sahur atau berbuka puasa.