Selasa, 30 Oktober 2018

Telinga Keluar Cairan, Simak 7 Cara Mengatasinya

foto: Pixabay.com
Jika telinga mengeluarkan cairan  ataupun berdarah, itu artinya telinga sedang terinfeksi atau mengalami luka di bagian tengah. Banyak faktor yang menyebabkan telinga terinfeksi, diantaranya adalah karena mengorek telinga dengan cotton bud terlalu dalam, pilek yang berkepanjangan dan adanya tekanan udara saat naik pesawat terbang atau menyelam. Hal ini bisa membuat kita merasa risih dan  tidak nyaman, apalagi jika cairan tersebut berbau menyengat, pasti sangat mengganggu aktivitas kita dan menyebabkan kita kurang percaya diri . 

Ada beberapa gejala yang timbul saat telinga mengalami radang atau infeksi, diantaranya adalah rasa sakit dan gatal pada telinga yang terinfeksi, pendengaran berkurang/terganggu, telinga terasa penuh dan buntu, telinga bagian luar bengkak dan berwarna merah, mendengung serta demam. 

Untuk mengatasi telinga yang mengeluarkan cairan dapat menggunakan cara sebagai berikut : 

1. Kompres telinga yang terinfeksi dengan handuk hangat 10 sampai 20 menit. Peras dengan kuat handuk sebelum menempelkannya agar airnya tidak menetes ke dalam telinga.

2. Jangan menghembuskan napas terlalu keras melalui hidung.

3. Jangan menahan napas dan menutup mulut secara bersamaan saat telinga terasa buntu dengan tujuan agar gelembung udaranya mengarah ke telinga hingga terbebas dari rasa buntu. Hal ini hanya akan membuat telinga bertambah sakit, bahkan bisa menyebabkan gendang telinga pecah.

4. Meneteskan minyak zaitun ke telinga yang bermasalah bisa mengurangi infeksi pada telinga karena kandungan yang terdapat pada minyak zaitun bisa sebagai anti bakteri biarkan beberapa saat, kalau perlu tutup dengan kapas atau handuk bersih agar tidak minyak tidak keluar.

5. Bawang putih yang mengandung antioksidan juga bisa dipakai untuk mengurangi radang pada telinga bagian luar, caranya yaitu rebus 2-4 siung bawang putih dan garam secukupnya dalam air hingga mendidih. Bungkus bawang dalam kain bersih lalu tempelkan pada telinga yang sakit.

6. Memakan buah yang mengandung vitamin C dan zinc seperti jambu biji, pepaya, kacang mede, jeruk, strawberry untuk mengurangi rasa sakit pada telinga.

7. Jangan memberi obat tetes telinga yang bebas beredar di toko obat dan apotek tanpa resep dari dokter karena beda gejala beda pula cara pengobatannya.


Telinga merupakan sepasang panca indra yang berfungsi untuk mendengarkan suara-suara di sekitar kita, jika salah satunya bermasalah, maka akan berdampak pula pada telinga lainnya. Untuk sebab itu selalu jaga kebersihan telinga, jangan mengorek terlalu dalam, kotoran telinga pada dasarnya bisa keluar dengan sendirinya tanpa harus dikorek terlalu dalam, jika kotoran telinga terlalu keras, pakailah obat tetes telinga yang diresepkan oleh dokter.  

sumber: 
alodokter.com
mediskus.com
halosehat.com
gaya.tempo.co



#Postingan ini diikutsertakan dalam One Day One Post bersama Estrilook Community day18


0 komentar:

Posting Komentar